Seorang laki-laki muda tampak kebingungan di tengah
sebuah pameran. Beberapa kali ia mondar-mandir dan
celingukan tak ditemui apa yang dicari. Melihat
kebingungan lelaki ini, satpam pun menghampiri dan
menanyakan apa yang dicari.
Lelaki : ” Saya mencari istri Saya yang tadi bersama
Saya terus hilang di tengah pameran ini, Pak. ”
Satpam : ” Ciri-cirinya gimana, biar Saya bantu cari ?”
Lelaki : ” Terimakasih, kalau Anda bisa bantu Saya
tolong
carikan seorang wanita muda yang cantik untuk
ngobrol
dengan Saya. ”
Satpam : ” Lho kok, bukannya Anda cari istri Anda ?”
Lelaki : ” Iya karena itulah Saya minta seorang wanita
muda, cantik untuk ngobrol dengan Saya sebab biasanya
istri Saya akan muncul entah dari mana kalau melihat saya
dekat wanita cantik”
Satpam : “???!?”
Share This
Si Udindapet panggilan kerja di perusahaan asing, setelah melewati
serangkaian test maka dia dinyatakan layak untuk ikut interview;
Interviewer : Siapa nama anda?
Udin : Udin pak!
Interviewer : Anda dapat berbahasa Inggris dengan baik?
Udin : Bisa Pak! (dengan sigapnya)
Interview : Tell me about You and Your family in English!
Udin (dengan yakinnya) : I don’t have family in English Sir!
Share This
Sepasang suami istri yg kuper ikut dalam sebuah pesta.
Nyonya rumah: Bung Karno itu mengagumkan sekali, ya!!
Istri: Bung Karno? Wah, Anda benar. Saya suka sekali sama dia.
Baru tadi pagi saya lihat dia naik bis P16 ke arah Blok M.
Seketika orang-orang menatap si wanita dengan pandangan
aneh, termasuk suaminya. Ia menarik istrinya dan berbisik,
“Kita pulang!”
Istri: Mas marah, ya?
Suami: Oh, ya? Kamu nggak sadar? Aku nggak pernah semalu
ini dalam hidupku. Kamu bilang lihat Bung Karno naik bis P16
ke arah Blok M? Bego banget, sih! Apa kamu nggak tahu kalau
bis P16 itu ke arah Lebak Bulus?!
Share This
Seorang pria yg sedang putus asa berdiam di bar selama satu setengah
jam cuma memandangi minumannya. Seorang pengemudi truk yg baru
datang langsung meneguk habis isi gelas itu. Si pria langsung menangis.
“Hei, jangan nangis, gitu, dong!” seru si pengemudi truk. “Aku cuma bercanda.
Aku beliin minuman lagi, deh!”
“Bukan, nggak usah. Hari ini merupakan hari terburuk dalam hidupku. Pertama,
aku telat ke kantor. Bosku marah besar dan aku dipecat. Ketika mau pulang,
ternyata mobilku dicuri orang. Trus, pas naek taksi, ternyata dompet dan kartu
kreditku ketinggalan di dalamnya. Sampai rumah, istriku tidur dengan tukang
kebun. Aku meninggalkan rumah dan datang ke bar ini. Dan pas aku berpikir
untuk mengakhiri hidupku, kau muncul dan meminum racunku.”
Share This
Pada suatu malam, seorang jemaat bermimpi bahwa dia bertemu
dengan tuhan. Dalam mimpi-nya itu terjadilah percakapan sebagai
berikut:
JEMAATÂ Â Â : “Tuhan, benarkah apabila uang satu milyar itu Kau-anggap
sepeser?”
TUHANÂ Â Â Â : “Ya, Benar!”
JEMAATÂ Â Â : “Dan benarkah bahwa waktu seribu tahun itu Kau-anggap
sedetik?”
TUHANÂ Â Â Â : “Ya, Benar!”
JEMAATÂ Â Â : “Kalau begitu, berilah aku sepeser uang.”
TUHANÂ Â Â Â : “Tunggulah sedetik lagi!”
Share This
Di suatu sudut di kota Jakarta tinggal sebuah keluarga yang kelihatannya
cukup bahagia. Rumah bagus dengan halaman luas, punya mobil mewah, seorang
Istri yang cantik dan bekerja pada sebuah Perusahaan bonafid, dua orang
anak yang sedang lucu-lucunya, seorang Pembantu bernama Inem dan seorang
Supir pribadi bernama Parto.
Mungkin di karenakan pekerjaan si Istri yang sangat sibuk (maklum Executive
Secretary) sehingga sering pulang malam dan dalam keadaan sangat lelah.
Setelah sampai di rumah paling si Istri hanya sempat melihat kedua anaknya
yang sudah tidur di kamar lalu mandi dan pamit pada suaminya yang sedang
nonton Teve untuk tidur. Sehingga walaupun si suami sudah tidak kuliah lagi
(sudah bekerja) tapi akhirnya dia mendapat gelar S3 (Sebulan Sekali Setor).
Untuk satu atau dua bulan memang masih tahan, tapi akhirnya uring-uringan
juga.
> > Akhirnya dia putuskan untuk cari sasaran lain. Setelah pikir punya pikir
akhirnya pilihan jatuh pada Inem sang Pembantu) selain biaya murah juga
untuk meminimkan resiko AIDS.
Setelah berjalan sekian lama suatu saat si pembantu (P) tanya pada sang
Majikan (M).
P : ” Pak, enak mana sama Ibu . . . ? ”
M : ” Yachhh .. . . Jelas enak kamu dong Nem . . ”
P : ” Ach . . . Masa sih Pak, bukannya enak Ibu . . ? ”
M : ” Kan Saya udah sering bilang jauh lebih enak kamu . . . ”
Tetapi dengan lugunya Inem berkata : ” Tapi Kata Parto kok Lebih enakan Ibu”
M : “?!?!??!?!??!? “
Share This